Kitab fathul qorib disususn oleh belaiu As Syaikh Al ‘Alim
Al Al Alamah Syamsudin Bin Abi Abdillahh Muhammad Bin Qosim As Syafi’i. merupakan
syarah atau keterangan dari kitab Taqrib karangan As Syaikh Al ‘Alim Al Al ‘Alamah Al Qodhi Abu syuja’
Al Ashfihani.
KITAB TOHAROH / SESUCI
Pengertian Kata kitab secara
bahasa berma’na kumpulan. Secara istilah kumpulan tulisan yang dibukukan.
Pengertian kata bab adalah
rincian yang diuraikan didalam kitab.
Pengertian kata fasal adalah rincian yang diuraikan didalam bab.
A. Pengertian
Secara bahasa :
membersihkan kotoran yang terlihat oleh mata atau tidak terlihat oleh mata.
Secara istilah :
membersihkan diri dari hadas dan najis.
Hadas adalah sesuatu
yang mewajibkan wudlu atau mandi
Najis adalah
kotoran ....
B. Pembahasan
1.
Wudlu
2.
Mandi
3.
Tayamum
4.
Istinja
C. Alat
1.
Air
2.
Debu
3.
Batu
4.
Penyamak
1.
Air
Macam – macam air :
1.
Air hujan
2.
Air laut
3.
Air sungai
4.
Air sumur
5.
Air sendang
6.
Air salju
7.
Air embun
Pembagian air
ada 4
Contoh : air mutlak ( air yang belum digunakan )
2.
Air suci Mensucikan makruh
digunakan.
Contoh : air musyammas[2]
3.
Air suci tidak mensucikan.
Contoh : air teh
4.
Air najis : air yang
terkena najis yang kurang dari dua kollah[3]
dan dua kollah atau lebih yang berubah sifat – sifatnya.
Contoh :
FASAL KULIT BANGKAI
Semua kulit bangkai itu bisa
disucikan dengan cara disamak, baik kulit bangkai yang boleh dimakan dagingnya
atau tidak boleh dimakan. Cara menyamak terlebih dahulu menghilangkan sisa daging, darah, lendir dan
sesuatu yang menyebabkan pembusukan yang menempel dikulit tesebut, kemudian
dibersihkan dengan sesuatu yang terasa sepet meskipun najis, seperti daun
trengguli atau dengan tinja burung merpati, setelah itu sesutau yang sepet
tersebut disucikan dengan air dan sabun kemudian dibilas hingga bersih.
Kecuali Kulit bangkai anjing dan
babi dan anak yang lahir dari keduanya atau dari salah satu dari keduanya tidak
bisa disamak[4]
dan tetap najis. Termasuk najis juga tulang dan rambut dari semua bangkai,
kecuali janin yang mati di dalam perut hewan yang disembelih. Termasuk suci
juga mayat anak adam.
FASAL PERABOT YANG DIHARAMKAN DAN
DIPERBOLEHKAN
Tidak diperbolehkan tanpa
terpaksa untuk laki – laki atau perempuan menggunakan atau menyimpan perabot rumah
tangga yang terbuat dari emas dan perak. Haram juga perabot yang disepoh[5]
dengan emas atau perak.
Diperbolehkan menggunakan perabot
yang terbuat dari selain emas dan perak. Diperbolehkan juga menggunakan perabot
yang di tambal dengan perak, apabila tambalan peraknya lebih banyak hukumnya
boleh tapi makruh. Dan makruh juga menggunakan perabot yang ditambal dengan
perak hanya untuk menghias saja. Adapun tambalan dari emas hukumnya haram
secara mutlaq[6].
FASAL SIWAKAN
Siwakan adalah membersihkan
kotoran yang menempel pada gigi. Siwak termasuk kesunahan sebelum berwudlu.
Dianjurkan alat bersiwak terbuat dari kayu arok dan sejenisnya, boleh juga dari
alat lain seperti pasta gigi. Bersiwak di sunahkan pada setiap waktu, lebih –
lebih dalam 6 hal :
1.
Berubahnya mulut disebebkan
diam terlalu lama yang menimbulkan bau tidak sedap.
2. Sesudah bangun tidur.
3. Ketika akan mendirikan sholat
4. Ketika akan membaca al qur’an
5. Ketika akan belajar
6. Ketika gigi menguning
Disunnahkan ketika akan bersiwak
berniat dengan melaksanakan kesunahan Nabi. Hendaklah memulai dengan sisi kanan
dari mulut kemudian ke sisi kiri.
FASAL WUDLU
Wudlu adalah bersuci dar hadas
kecil dengan syarat dan rukun/fardlu tertentu.
Fardlu wudlu ada 6
1.
Niat
Niat adalah
menyengaja sesuatu bersamaan dengan pelaksanaanya. Apabila menyengaja sesuatu
yang akan dilaksanakan disebut ‘azm. Tempat niat adalah di dalam hati.
Niat di dalam
wudlu dilaksanakan di saat awalnya membasuh wajah.
2. Membasuh wajah.
Batas – wajah
dari tempat tumbuhnya rambut kepala pada umumnya sampai pucuknya dagu, dan dari
telinga kanan sampai telinga kiri. Apabila di wajah ada rambutnya wajib dibasuh
sampai mengena kulit wajah. Apabila ada jenggot yang lebat cukup permukaan
janggotnya saja, akan tetapi bila seorang perempuan atau banci dipermukaan
wajah tumbuh rambut yang lebat maka wajib dibasuh sampai kulitnya.
3. Membasuh kedua tangan sampai siku-siku .
Wajib membasuh
sesuatu yang tumbuh di kedua tangan seperti rambut, daging tumbuh atau jari
yang tumbuh melebihi jari pada umumnya. Dan wajib membersihkan kotoran yang
menghalangi sampainya air ke kulit, termasuk kotoran yang berada di bawah kuku.
4. Mengusap sebagian kepala.
Atau bagian
rambut yang berada di batas kepala.
5. Membasuh dua telapak kaki sampai mata kaki.
Dan wajib juga
membasuh sesuatu yang tumbuh di kedua kaki tersebut.
6. Tertib.
Mendahulukan
yang dahulu dan mengakhirkan yang terakhir.
SUNNAH – SUNNAH
WUDLU
sunnah – sunnah
wudlu ada 10
1.
Membaca basmallah disaat
mulai berwudlu. Bila lupa di awalnya boleh ditengah – tengahnya wudlu.
2. Membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan sebelum
berkumur.
3. Berkumur.
4. Menghisap air.
5. Mengusap seluruh kepala.
6. Membasuh kedua telinga.
7. Menyela – nyelani jenggot yang lebat dan jari – jari tangan dan
kaki.
8. Mendahulukan anggota yang kanan.
9. Mengulangi tiga kali setiap basuhan dan usapan anggota wudlu.
10. Terus menerus.
FASAL ISTINJAK
Istinjak adalah membersihkan sisa
kotoran air kecil atau air besar.
istinjak boleh dilakukan dengan
menggunakan air, batu, maupun barang yang keras yang tidak dimulyakan. Akan
tetapi lebih utama menggunakan batu tiga kali kemudian diikuti dengan air. Atau
hanya dengan batu tiga kali saja, atau hanya dengan air saja.
Syarat istinjak dengan batu
1.
Kotoran yang keluar jangan
sampai kering.
2. Tidak boleh berpindah dari tempat membuang air kecil atau air
besar.
3. Tidak boleh ada najis yang lain.
Adab istinjak
1.
Tidak boleh menghadap atau
membelakangi kiblat bila di tempat terbuka.
2. Tidak boleh kencing atau berak di air yang tenang.
3. Tidak boleh kencing atau berak dibawah pohon berbuah
4. Tidak boleh kencing atau berak ditempat umum
5. Tidak boleh kencing atau berak menghadap membelakangi matahari
atau bulan
6. Tidak boleh kencing atau berak di lubangan
7. Tidak boleh kencing atau berak sambil berbicara
8. Tidak boleh kencing atau berak di jalanan
FASAL PERKARA YANG MEMBATALKAN
WUDLU
Perkara yang itu ada 5
1.
Sesuatu yang keluar dari
qubul atau dubur.
Meskipun yang
keluar berupa sesuatu yang langka kecuali air mani tidak membatalkan wudlu.
2. Tidur yang pantatnya tidak menetap.
Apabila tidurnya
orang duduk pantatnya menetap di tempat duduk tidak goyang – goyang dan
punggungnya tidak bersandar pada sesuatu atau bersandar tetapi bila sandaranya
di hilangkan dia tidak rebah maka tidak membatalkan wudlu.
3. Hilangnya akal.
Disebabkan
mabuk, tidur, ayan, gila dsb.
4. Bersentuhan kulit antara laki – laki dengan perempuan yang tidak
muhrim.
Dan keduanya
sudah balig meskipun mayat
5. Menyentuh alat kelamin.
Dengan telapak
tangan bagian dalam.
FASAL MANDI
Mandi adalah mengalirkan air
keseluruh tubuh.
Perkara yang mewajibkan mandi ada
6
1.
Bertemunya alat kelamin
antara laki –laki dengan perempuan
2. Keluar air mani
3. Mati
4. Haid
5. Nifas
6. Wiladah
FASAL FARDZU MANDI
