PROFIL
MANUNGGAL PASINAON
“Gerakan Sosial
Pendidikan”
Latar
Belakang
Manunggal Pasinaon merupakan Lembaga nirlaba yang di kelola
oleh remaja Ngroto, Pentur, Simo, Boyolali. Manunggal
Pasianaon berangkat dari keprihatinan atas
minimnya akses pendidikan diluar sekolah formal, kususnya bagi anak anak dan
masarakat pada umumnya. Manunggal Pasinaon di resmikan pada tgl.10 februari
2013, oleh Kepala Desa Pentur dan Pokdarwis
Kemiskinan sering membatasi perkembangan bakat,
kreativitas serta karakter anak dan generasi muda di wilayah terpencil seperti
di Desa Pentur. Kondisi alam yang sulit, dan kemiskinan, selalu saja mematahkan
cita-cita mereka. Dengan beban biaya hidup yang tinggi sering menyebabkan
pendidikan dan kebutuhan anak dalam keluarga dikesampingkan. Rumitnya persoalan
tersebut mengakibatkan hilangnya lingkungan yang kondusif dan produktif bagi
tumbuh kembangnya anak muda di pedesaan. Akibatnya Lulusan SMP-SMA selama ini
hanya diciptakan untuk menjadi kuli-babu di kota besar.
Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU No. 2
tahun 1989 pasal 35). dijelaskan bahwa setiap
satuan pendidikan baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat
harus menyediakan sumber belajar. Pada penjelasan pasal tersebut
diterangkan bahwa salah satu sumber belajar adalah perpustakaan yang
menyediakan sumber-sumber pengetahuan yang dapat memberikan kontribusi positif
terhadap pelaksanaan pendidikan.
Atas dasar itulah maka penting untuk mengupayakan suatu
lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan jiwa serta potensi
generasi muda secara sehat dan membebaskan agar kelak mereka dapat semakin
tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, menguasai pengetahuan, berbudi luhur dan
mampu menciptakan lapangan pekerjaan di daerahnya.
Dari sinilah diharapkan akan menjadi titik tumpu generasi untuk menyongsong masa
depan yang lebih baik
Manunggal Pasinaon adalah lembaga bentukan yang muncul atas prakarsa
pemuda yang tergabung dalam IKATAN REMAJA WONOSEMAR (IRWANA) dan dikelola oleh
pemuda setempat, berkedudukan di Jl.Wonosemar, Dukuh.Ngroto Rt.19/05 Desa.
Pentur, Kec.Simo, Kab. Boyolali. Dalam upaya pemenuhan kebutuhan primer
masyarakat dalam bidang pendidikan dalam arti luas. Manunggal Pasinaon
berfungsi sebagai institusi pemberdayaan masyarakat untuk membantu
kelompok-kelompok masyarakat agar mereka memiliki posisi seimbang dengan
kelompok masyarakat lainnya yang lebih mapan dalam kehidupan sosial maupunekonominya,
seiring perkembangannya Manunggal Pasinaon akan di Legalitskan menjadi Pusat
Kegiatan Masyarakat (PKBM).
Manunggal Pasinaondalam pergerakannya mencoba merangkul komponen-komponen dari Dinas / Instansi /Pemerintah, Pelaku Usaha dan Masyarakat Membuat Program / Kegiatan secara Terpadu sesuai dengan Perkembangan dan Kebutuhan di Lapangan.
Apa yang sesungguhnya terjadi di Lapangan di Tataran Akar Rumput sering tidak Sinkrun dari Program yang dilaksanakan Pemerintah dengan Pola Top Down, dan terlalu sering digarap sepotong-sepotong , tidak secara Terinegrated, ditambah Parah lagi tidak adanya Pendampingan. Kalaupun ada Pendampingan sering dilakukan oleh orang yang kurang memehami Persoalan dibawah, diperparah lagi minimnya Kemampuan untuk menggali Permasalahan dan Kurangnya Kemampuan Komunikasi.
“Manunggal Pasinaon” merupakan sebuah lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
(PKBM) dengan legalitas Akte pendirian yang sedang dalam proses menjalankan
tugas, pokok dan fungsinya dengan pendekatan program berbasis Kelembagaan
yang dijiwai oleh norma norma dan nilai-nilai luhur yang
berkembang di masyarakat sesuai PANCASILA.
“Manunggal Pasinaon” tumbuh dan berkembang dari bawah (button
up) dan merupakan Lembaga Nirlaba guna meningkatkan gerakan moral
melalui kegiatan pendidikan , keterampilan dan Usaha menuju kesejahteraan
masyarakat dalam bidang sosial, ekonomi dan budaya.
Manunggal Pasinaon berupaya membuat terobosan
membentuk suatu lembaga kemasyarakatan dengan program menyentuh langsung kepada
masyarakat dengan pola minim struktur kaya fungsi agar pelaksanaan program
dilandasi dengan aktivitas efesiensi dan efektif.
“Manunggal Pasinaon” dalam pelakasanaan kegiatannya
pendidikan kemasyarakatannya memfokuskan bidang pendidikan non formal
dengan pendekatan budaya modernisasi,
hal ini dimaksudkan agar pemahaman tentang pendidikan kedepannya tidak
hanya terkesan berfokus pada pendidikan formal semata, tetapi lebih luas lagi
didalam lembaga Pendidikan pembelajarannya berbagai ilmu pengetahuan
yang terkonsep dalam PKBM agar mampu bersaing dalam era globalisasi
diantaranya: Taman Baca Msyarakat, Madrasah Dinniyah,Pendidikan Anak Usia
Dini (PAUD) Kesetaraan, Life Skill dan Pembelajaran Usaha Ekonomi Kerakyatan/
Kelompok Usaha pemuda Produktif, Seni Budaya dan Teknologi Informasi dan Komunikasi
yang dijiwai Pancasila dan kearifan budaya lokal.
Dalam pelaksanaan Program, untuk mewujudkan diri
sebagai Lembaga Yang Mandiri dan Mengakar di Masyarakat (LM3), kami dari
Kelembagaan ada Bidang yang khusus mebidangi tentang Pengembangan Usaha dengan
Pendekatan Kewirausahaan Sosial dalam bentuk kelompok atau Koperasi. Dalam
kontek Usaha kami melakukan pendekatan melalui Komunitas dan Kerjasama antar
Jaringan.
Pada periode terdahulu banyak program yang
diperuntukkan untuk pengembangan Desa dari Pemerintah namun hampir
sebagian besar programnya berupa pendekatan dari atas (Top Down)
sehingga begitu program dilaksanakan ,justru masyarakat tidak tahu dan
merasa tidak dilibatkan serta merasa hanya dipakai sebagai obyek bukan
subjek sehingga peran partisifatif masyarakat dan rasa memiliki program tidak
begitu nampak.
Visi Manunggal Pasinaon:
“Mewujudkan Lembaga Sebagai Pusat Kegiatan Belajar Menuju Masyarakat
Sejahtera, Cerdas dan Mandiri”
Misi Manunggal Pasinaon :
1)Melaksanakan pendidikan non
formal, pelatihan/lifeskill, pendidikan masyarakat yang berbasis
masyarakat dan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar;
2) Melakukan pembinaan dan pendampingan kelompok
masyarakat dengan pendekatan komunitas, sosial & budaya;
3)Meningkatkan peran lembaga sebagai
PKBM dengan program/pelaksanaan terpadu antara pemerintah dengan
masyarakat;
4) Meningkatkan penguatan kapasitas kelembagaan dengan unit usaha/ kegiatan yang berprinsip
kewiraswastaan sosial kemasyarakatan dengan pendekatan komunitas/kelompok
Koperasi.
Program
“Manunggal Pasinaon “ :
1. Pendidikan
Non Formal, Kesetaraan (Kejar Paket) dan kerjasama pengelolaan PAUD “ Putra
cendikia“ status : (belum aktif)
2. Life Skill yang
berhubungan dengan Kelompok Usaha, dan Produk/Jasa yang dibutuhkan
Masyarakat; status : (aktif)
3. Pendampingan
pengrajin bambu (kelompok anyaman bambu Wulung Semar). Status : (aktif)
4. Pendampingan
program diantaranya Program Pemberdayaan UMKM. (Kelompok Usaha Pemuda Produktif
/ KUPP) Pertanian, Peternakan (Taruna Tani Wonosemar); status : (aktif)
5. Melakukan
pendampingan pelaku dalam hal informasi dan pemasaran melalui media
informasi-komunkasi (internet). Status (aktif)
6. Dalam bidang
Seni dan Budaya: melakukan kerjasama dengan Yayasan
PonpesZumrotutTholibhin untuk membina anak anak dan remaja di Desa Pentur
Dukuh: Ngroto, Pancuran, Jatirejo dan sebagian remaja Ledok, Tawang, Susukan,
SMG. meliputi pelatihan HADROH/ REBANA; status : (aktif)
7. Dalam bidang
pengembangan usaha: difokuskankan pada prinsip kewiraswastaan sosial dengan
pendekatan individu dan komunitas meliputi: Peternakan, pertanian.
Struktur
Pengurus “ Manunggal Pasinaon“
PEMBINA :
- ADHI WISNU WAHYU N
- AMIR MAKRUF, SE
PENGURUS
:
- Ketua
: Maskuriyadi, S.pd.I
- Sekretaris
: Muh.Ghozen
- Bendahara
: Mahasim
- Kordinator Program & Lapangan :
Sudarmono, S.pd.I
Cakupan
Bidang Program :
- Pendidikan Non Formal dan
Pelatihan.
- Taman Bacaan Masyarakat.
- Bidang TI ( Teknologi
Informasi ).
- Bidang Pendampingan UMKM,
Ternak Tani.
- Bidang Agama (madrasah
dinniyah, peringatan hari besar Agama Islam) , Seni dan Budaya.
- Bidang Pengembangan Usaha.
PENGALAMAN
“ MANUNGGAL PASINAON“
1. Menyelenggarakan
program pendidikan pelatihan anyaman bambu bersama DINAS KOPRASAI DAN UMKM KAB.
BOYOLALI TH. 2013
2. Program
Pelatihan pembuatan pupuk organik di Balai Desa Pentu bersama Jaringan Petani Organik
(JARPETO) Jawa Tengah Tahun 2013
3. Bakti Sosial
Khitan Massal bersama Yayasan Arsyada Tahun 2013
4. Pembagiyan
Paket THR ANAK YATIM bersama Solo Peduli Area Boyolali 2013.
5. PerintisanSerikat
Petani Indonesia Cab. Boyolali di Kec. Selo 2013
6. Pelatihan
Ibu-ibu, bekerjasama dengan Lembaga PKK.
7. Musawarah
Wilayah SPI JATENG di GEMBONG PATI 2014..
8.
Mendampingi dan Membina Kelompok Tani Taruna Wonosemar
9.
Mendampingi Kelompok Usaha Pemuda Produktif Desa Pentur.
MANAJEMEN
PENGELOLAAN LEMBAGA
Dalam
pelaksanaan program agar administrasi berjalan lebih baik dan adanya saling
kontrol/pengawasan antarpengurus, dan untuk memudahkan dan mempercepat
pelaksanaan kegiatan PKBM, akan dikeluarkan Surat Keputusan kepada penanggung
jawab masing-masing kegiatan secara otonom dengan menyesuaikan keahlian
dibidangnya.
Dalam
Surat Keputusan dicantumkan satuan tugas, fungsi, peran dan tanggung
jawab menyesuaikan dengan sifat dan fungsi kegiatan yang ada pada
masing-masing unit kegiatan. Dan segala jenis bantuan dipertanggung jawabkan
oleh pembidangan/unit masing-masing.
Demikian secara singkat gambaran “
MANUNGGAL PASINAON “, mudah- mudahan dari niat yang baik ,Tuhan memberikan
jalan dan petunjuk bagi kita semua dalam upaya membawa Lembaga untuk bisa
mewujudkan program yang telah direncanaka
Pentur, 27
januari 2014
Ketua
Maskuriyadi,
S.pd.I

Tidak ada komentar:
Posting Komentar